Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

link 2

blog

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

BERTAHANLAH KAU UNTUKU



BERTAHANLAH KAU UNTUKU

karya : Hilmy luthfiah
Banjar 23 januari 2012

Keputusan ini tlah menjadi komitmen kita.
Rasa ini,Juga telah menjadi rasa kita.
Setelah perjalanan panjang
Dan dengan prosesku mengenalmu
Saat hatimu kau buka untuku
Di saat itu pulalah ..............
Kuatkan jiwamu tuk bertahan denganku

Biarkan kakiku tetap melangkah bersamaku
Biarkan tanganmu untuk tetap pegang erat aku
Sampai nanti ....................
Ketika sampai di kebahagiaanyang telah menanti
Inggatlah aku disampingmu
Karena ketika kau bertahan untuku
Aku sudah lebih dulu bertahan untukmu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

curhatan



Malam ni terasa begitu sepi,tanpa kata tanpa suara
Dentuman jam dingding begitu terasa,
Semilir angin menyusup menembus jiwa
Menemani ku di kesunyian ini

Malam semakin larut,dinginpun semakin mencubit-cubit kulit
Tapi mata tak mau kompromi masih ingin bercanda dengan
Keheningan malam ini
Pikirpun kian melayang
Mencari angan-angan yang terbuang
Menyusun pecahan-pecahan yang sudah lama hilang
Napsuku kian mencabik-cabik jiwa,mengorek hati yang terluka

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

malam



Malam…
Sunyi senyap menentramkan jiwa
Mengukir ketenangan di hati
Lambang kebijaksanaan

Malam……….
Bulan, bintang selalu menghiasimu
Memberi harapan dan impian
Memberi  kedamaian
Di tengah hiruk pikuknya zaman 

Malam...
Bagaikan oase di padang pasir
Yang mengantarkan kebahagian
Menghilangkan kepenatan jiwa
Menyinari hati yang lama membeku oleh dinginya kehidupan

malam...
kau seakan menjadi makanan bagi mereka yang lapar
rindu akan kasih sayang
teman bagi mereka yang haus,haus akan cinta
dan penguat bingkai-bigkai jiwa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

lanka's puisi


kekasih


Kekasih…
Laksana cermin dalam resonansi jiwa
Yang menggetarkan palung hati hingga keraga
Dan menghantarkan kehangatan bara
dari bekunya hati sang kelana
kekasih…
kesetiaan agung pada dera kerinduan
laksana pantai menanti ombak dalam pelukan
yang teredam pada dalamnya kebisuan
kekasih…
seperti bunga yang menjaga tingginya kuncup
pucuk-pucuk kasihmu tak juga meredup
mencumbui lautan sukma yang kuyup
dalam serenade desiran angin sayup
kekasih…
karang-karang kesabaran yang tumbuh di lubuk kalbu
meleburkan kebimbangan sang peragu
saat luka kuburkan semburat hasrat perindu
dari kelam kelabu cerita lalu
kekasih…
butiran hujan yang jatuh selayak mutiara
terbungkus rapi dalam kado asa
untuk kau buka jika saatnya tiba
andai mampu kusibak jendela masa
kekasih…
sanjung puji dalam serambi janji
terucap lugas pada paras sejati
demi ikrar atas cinta suci
rekatkan dua hati yang terpatri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

cisewuku


Sudah lama, aku menyulam khayalan pada tirai hujan
menata wajahmu disana serupa puzzle,
sekeping demi sekeping, dengan perekat harapan di tiap sisinya
lalu saat semuanya menjelma sempurna
kubingkai lukisan parasmu itu dalam setiap leleh rindu
yang kupelihara di sudut hati dengan rasa masygul
dari musim ke musim

“Kekasihku  selalu memendam rahasia dan misterinya sendiri,
pada langit, pada hujan,” bisik lirih angin terbata-bata.
Dan seketika, linangan air mata hujan menjelma
bagai deras aliran sungai yang menghanyutkanku jauh ke hulu
dimana setiap harapan kita karam disana
Sudah lama, aku memindai sosokmu  pada derai gerimis
memastikan setiap serpih mimpiku untuk bersama
membangun surga di ranah jelita dapat menjadi nyata
tapi selalu, semuanya segera berlalu
dan sirna bersama desir angin di beranda
“Percayalah, engkau  ada dinadiku dan cintaku padamu  ada didarahku,” hatiku berbisik pelan ketika bayangmu, perlahan memudar dibalik rinai hujan…

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kumpulan puisi lanka


“Akhir Yang Tidak Selalu Sempurna”
Ketika kamu dan aku tiba
di sini…
diantara ruas jarimu; jariku
tertawa, termenung
bersama waktu yang berlangsung

Kau tersenyum padaku.
Kita menunggu pagi yang pasti
Esok yang cerah dan kebahagiaan di hari nanti

Kita terikat akar dan tanah
menyatu dalam kekuatan satu
dan tak pernah padam

Ketika nanti kau tumbuh dan berkembang
Tebaran pesona aphrodite selalu kan kau bawa
Mentari selalu kan bersinar
dan aku selalu kan berada di sisimu

diantara ruas jarimu; jariku
tertawa, termenung
bersama waktu yang berlangsung

Semua menjadi pasti
kembang api dan istana pasir
serta gegap gempita pesta
melebur kita dalam pelukan

Bersama zeus aku bawa bintang kembali bersinar
untukmu seorang dewiku
dan pelangi di antara kita.

Simpan bait terakhir lagumu
untuk kita bercumbu di lain waktu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS